Belajar Membumi bersama Mbah Rono

Sebagai ilmuwan Geofisika lulusan S3 Prancis, Surono atau kerap disapa dengan Mbah Rono menjatuhkan pilihannya pada gunung api. Kecintaannya pada gunung api di Indonesia membuatnya meraih banyak prestasi dan dikenal di kalangan peneliti gunung api dunia.

Mbah Rono tak seperti Isaac Newton ataupun Archimedes yang mengabadikan namanya untuk sebuah teori baru tentang keilmuwan. Ketika saya bertanya mengapa teori-teori yang ia temukan tak diabadikan dengan namanya, ia tersenyum malu dan mengatakan bahwa namanya tak sekeren nama para penemu teori di luar sana. Namun demikian, ia tetap berdedikasi tinggi. Ia memiliki sejumlah temuan tentang tingkatan aktivitas gunung api yang bertujuan membantu masyarakat dan pemerintah membaca gunung, yaitu tahapan status aktif normal, waspada, siaga, dan awas.

Kendati hanya berisi wawancara ringan tentang alam, buku ini saya tulis supaya kita dapat belajar bersama untuk mencintai dan hidup harmonis bersama alam. Karena seperti kata Mbah Rono, “Di alam ini manusia hanyalah tamu. Sebagai tamu kita tak boleh kurang ajar kepada tuan rumah.”